logo
header-add

JAWAB ANTUSIASME PESERTA, KANREG VIII BKN ADAKAN KELAS PENDAMPINGAN PENYUSUNAN DAN PENGUKURAN PENILAIAN KINERJA ONLINE


  Hits (449)    Waktu : 07-02-2022 - 10:02:19   

JAWAB ANTUSIASME PESERTA, KANREG VIII BKN ADAKAN KELAS PENDAMPINGAN PENYUSUNAN DAN PENGUKURAN PENILAIAN KINERJA ONLINE

 

Banjarmasin - Humas BKN, Sebagai bentuk komitmen dan upaya untuk melakukan percepatan layanan kepegawaian khususnya manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), Kantor Regional (Kanreg) VIII BKN mengadakan kelas pendampingan penyusunan dan pengukuran penilaian kinerja ASN secara online yang diselenggarakan dalam dua hari Senin dan Selasa 7-8 Februari 2022.

 

Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian (PDSK), Hospita Gloria, menyebutkan bahwa kelas pendampingan ini merupakan angkatan yang ketiga. “Dua angkatan sebelumnya kami laksanakan secara offline / tatap muka dengan peserta terbatas, namun karena antusiasme jumlah peserta meningkat serta mengingat kondisi pandemi maka kami putuskan untuk mengadakan kelas secara online dan serentak dalam 2 hari,” jelas Gloria.

 

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan instansi daerah dan vertikal di wilayah Kerja Kanreg VIII BKN dengan jumlah peserta lebih dari 200 orang. Masing-masing peserta akan dikelompokkan ke dalam breakout room dengan satu orang pendamping yang akan memberikan penjelasan materi. “Dengan metode ini diharapkan kelas pendampingan berjalan efektif sehingga memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan,” ungkap Gloria.

 

Hadir membuka kegiatan Kepala Kanreg VIII BKN, A Darmuji. Dalam arahannya Darmuji menyampaikan agar para peserta fokus mengikuti kelas pendampingan agar menghasilkan output dan outcome. “Setiap peserta akan mendapatkan sertifikat dan melalui kelas ini kami harap dapat melihat hasil outcome nyatanya, peserta yang telah mengikuti kelas ini diharapkan dapat menyampaikan kembali ke unit kerjanya masing-masing,” tegas Darmuji. Lebih lanjut Darmuji menjelaskan melalui pendampingan ini bersama-sama mempelajari aturan serta mempraktikannya sehingga hasilnya akan terlihat. “Jika kompetensi bertambah dan kinerja akan terlihat maka itulah yg akan kita ukur,” tegas Darmuji. Gia