logo
header-add

HINDARI DATA ASN BERMASALAH, BKN LAKUKAN MONEV PEMUTAKHIRAN DATA MANDIRI MELALUI MYSAPK


  Hits (256)    Waktu : 23-11-2021 - 09:19:30   

HINDARI DATA ASN BERMASALAH, BKN LAKUKAN MONEV PEMUTAKHIRAN DATA MANDIRI MELALUI MYSAPK

 

Penajam - Humas BKN, “Kualitas data itu ditentukan oleh ASN sendiri, apabila datanya bagus dan lengkap berarti ASN peduli dengan data dirinya,” jelas Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen, saat memberikan arahan terkait transformasi digital menuju satu data ASN di Kabupaten Penajam Paser Utara pada Senin (23/11/21).

 

Kegiatan Pemutakhiran Data Mandiri (PDM) menuju satu data ASN atau yang biasa disebut dengan SI-ASN adalah rangkaian informasi dan data Pegawai ASN disusun secara  sistematis, menyeluruh, dan terintegrasi berbasis teknologi. SI-ASN diselenggarakan secara nasional dan terintegrasi antar-Instansi Pemerintah. Instansi Pemerintah wajib memutakhirkan data secara berkala dan menyampaikannya ke BKN. SI-ASN memuat seluruh informasi dan data Pegawai ASN seperti data riwayat hidup, riwayat pendidikan formal dan non formal, riwayat jabatan dan kepangkatan, riwayat  penghargaan, tanda jasa, atau tanda kehormatan; riwayat pengalaman berorganisasi; riwayat gaji; riwayat pendidikan dan latihan; daftar penilaian prestasi kerja; surat  keputusan; dan kompetensi. “Data ASN tersebut digunakan untuk ASN itu sendiri dan juga kepentingan pemerintah, misal ketika ada kenaikan pangkat nantinya akan secara otomatis terupdate, namun hal ini tidak dapat terlaksana jika data itu sendiri masih kurang lengkap akan timbul masalah nantinya,” tegas Suharmen.

 

Oleh karena itu kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilakukan mengingat Kabupaten Penajam Paser Utara dipilih sebagai  Piloting Project SI ASN. Adapun manfaat dari SI ASN diantaranya yaitu mendorong perumusan kebijakan berbassiskan data, meningkatkan kualitas layanan publik ( kenaikan pangkat, mutasi dan pensiun), memperpendek rantai birokrasi khususnya bagi ASN, meningkatkan kualitas data ASN  dan perbaikan tata kelola data, mempercepat pelaksanaan sistem merit dan talent management di instansi pemerintah, meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengendalian pelaksanaan NSPK manajemen ASN, serta mewujudkan berbagai pakai data untuk peningkatan kesejahteraan ASN. Gia