logo
header-add

“DISKUSI KARTINI JANGAN SEKEDAR WACANA, TETAPI JADIKAN INSPIRASI DAN MOTIVASI”


  Hits (508)    Waktu : 22-04-2021 - 15:41:36   

“DISKUSI KARTINI JANGAN SEKEDAR WACANA, TETAPI JADIKAN INSPIRASI DAN MOTIVASI”

Banjarbaru – Humas BKN, “Melalui momentum Peringatan Hari Kartini kami berharap tidak hanya sekedar wacana diskusi, tetapi menjadi inspirasi dan motivasi dengan membangun legacy yang dapat kita arahkan kelak menjadi wanita dan perempuan hebat, pada 2024 ASN hebat didukung keluarga hebat”, itulah pesan A Darmuji saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara kegiatan “Diskusi Kartini” pada Kamis (22/4/21) di Kantor Regional (Kanreg) VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ide kreatif dalam rangka peringati Hari Kartini oleh Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanreg VIII BKN patut diapresiasi pasalnya di era pandemi ini dengan adanya keterbatasan berkumpul tidak mengurangi niat dan semangat dari para Pengurus DWP Kanreg VIII BKN untuk menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kartini dengan tema “Spirit Hari Kartini dan Peran Strategis Perempuan Dalam Menghadapi Pandemi” secara daring.

Dalam sambutannya Darmuji turut menyampaikan target Indeks Pemberdayaan Gender pada Tahun 2024 adalah membangun sumber daya Indonesia unggul dengan peran serta keluarga menjadi yang pertama dan utama. Guna mendukung hal tersebut strategi BKN adalah dengan melakukan penguatan pemahaman dan komitmen untuk pengarus utamaan gender. Diantaranya dengan melakukan program yang perlu dielaborasi dengan DWP, melakukan kebijakan dan regulasi yang responsif terhadap gender, meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak misalnya UMKM dan lain sebagainya.

Ketua DWP Kanreg VIII BKN Istiqomah Darmuji dalam arahannya menyampaikan Hari Kartini identik dengan kaum perempuan dan perjuangan emansipasinya, namun di era milenial sekarang sekaligus era pandemi covid-19 Hari Kartini bukan lagi berbicara tentang kesetaraan melainkan peran dan tanggung jawab yang diemban oleh perempuan. Menurut Istiqomah sebagai ibu rumah tangga perempuan diharuskan turut menjaga keselamatan seluruh anggota keluarga dengan memastikan seluruh anggota keluarga tetap sehat dan terjaga asupan gizinya. Di era pandemi ini juga perempuan berperan sebagai teman sekaligus guru bagi anak-anak selama belajar di rumah. Bagi perempuan yang memiliki peran ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus pegawai tentunya bukan hal yang mudah. “Kuncinya dengan niat tulus dan ikhlas semua tugas akan dapat diselesaikan dengan baik, itulah yang harus menjadi spirit kita sebagai kartini masa kini agar dapat melahirkan kartini-kartini di masa akan datang”, tegas Istiqomah.

Turut hadir Kepala Bappeda Litbang Kab Banjar, Galuh Tantri Narindra sebagai narasumber. Dikenal sebagai “Srikandi Sungai Indonesia 2016”,“Perempuan Hebat Kalimantan Selatan 2019”, dan sekaligus sebagai Kepala Dinas termuda di Kabupaten Banjar membuat Galuh Tantri terpilih sebagai narasumber dengan materinya terkait tantangan wanita bekerja di era pandemi. Menurut Galuh sebagai perempuan harus ingat kepada kodratnya sebagai wanita bahwa pekerjaan utama adalah sebagai Ibu yang mendidik anak-anaknya. “Kunci utama sebagai wanita bekerja khususnya saat pandemi adalah membangun keluarga yang harmonis”, jelas Galuh. Gia