logo
header-add

PACU KINERJA PEGAWAI, KANREG VIII BKN TERAPKAN SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT


  Hits (84)    Waktu : 09-04-2021 - 18:58:25   

PACU KINERJA PEGAWAI, KANREG VIII BKN TERAPKAN SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT

 

Banjarbaru – Humas BKN, Jumat (9/4/2021) Kantor Regional (Kanreg) VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) gelar sosialisasi sistem Reward dan Punishment secara daring diikuti oleh seluruh pegawai Kanreg VIII BKN. Pemberlakuan sistem Reward dan Punishment ini dipandang sebagai sebuah gagasan aksi perubahan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan pada lingkup Kanreg VIII BKN.

   

Menurut Hospita Gloria selaku Project Leader penerapan sistem Reward dan Punishment, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan kedisiplinan kerja pegawai, memberikan apresiasi penghargaan bagi pegawai dan unit kerja yang bekerja dengan baik, memberikan efek jera bagi pegawai dan unit kerja yang melakukan kesalahan, serta menjamin terpenuhinya hak bagi penerima layanan. “Dengan mengedepankan prinsip partisipatif, transparan, objektif, dan cepat, diharapkan program ini dapat memuaskan seluruh pegawai dan pengguna layanan serta meningkatkan kinerja organisasi”, jelas Gloria.

 

Turut hadir membuka acara Kepala Kanreg VIII BKN, A Darmuji. Dalam kesempatan tersebut Darmuji sekaligus menyampaikan bahwa pemberian Reward dan Punishment bertujuan untuk meningkatkan kinerja para pegawai. “Sesuai dengan amanah PP 11 Tahun 2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), PP 30 Tahun 2019 tentang penilaian kinerja PNS, serta sejalan dengan tujuan nasional BKN bahwa setiap pegawai yang menerima tunjangan kinerja wajib untuk terus berkinerja, sehingga untuk mendapatkan reward tersebut ada kewajiban yang terlebih dulu harus kita penuhi,” jelas Darmuji.

 

Mengakhiri sambutannya Darmuji kembali menegaskan  bahwa pemberian sistem Reward dan Punishment ini harus segera diimplementasikan karena dapat memberikan manfaat bagi seluruh pegawai. “Saya akan terus pantau perkembangan program ini dan juga memberikan pembinaan serta evaluasi untuk kedepannya,” tutup Darmuji. Gia